Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KAMI

Sangat Disayangkan, Jalan Langgai Tak Kunjung Diperbaiki; Warga: Kami Belum Merdeka

Pesisir Selatan | Kondisi jalan di Nagari Langgai, Kabupaten Pesisir Selatan, sangat memprihatinkan dan hingga kini tak kunjung diperbaiki. Jalan utama masyarakat tersebut semakin hari kian memburuk, berlumpur saat hujan, berdebu saat panas, serta sulit dilalui kendaraan roda empat. Sangat disayangkan, kondisi ini terus dibiarkan tanpa langkah nyata, padahal jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas dan perekonomian warga.

Pemuda daerah Langgai, Rahul, menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap lambannya realisasi pembangunan yang telah lama dijanjikan. Ia menyebut sejak 2012 perencanaan sudah dilakukan dan sejak Tahun-ketahun  telah dianggarkan melalui APBD Provinsi Sumatera Barat, namun hingga kini belum ada hasil nyata di lapangan.

“Sampai kapan kondisi ini dibiarkan? Apa pemerintah nagari, kabupaten, dan provinsi hanya diam? Kami sudah muak dengan janji dan berbagai alasan,” tegasnya.

Rahul juga menyoroti kondisi lain yang tak kalah memprihatinkan, yakni ketiadaan akses jaringan internet di Nagari Langgai. Hingga saat ini, masyarakat di sejumlah wilayah bahkan belum merasakan sinyal sama sekali, sehingga semakin memperparah ketertinggalan di tengah perkembangan zaman.

“Kami merasa masyarakat Langgai belum sepenuhnya bisa dikatakan merdeka. Jalan rusak dan sinyal internet pun tidak ada, sementara daerah lain sudah maju. Padahal kami sangat layak mendapatkan fasilitas yang sama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan oleh masyarakat. Mereka telah berusaha semaksimal mungkin dengan mendatangi berbagai pihak dan instansi terkait untuk berkoordinasi serta menyuarakan kondisi di Nagari Langgai, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil.

“Kami sudah datang ke tempat-tempat yang seharusnya bisa menjadi solusi, kami sudah suarakan ini berkali-kali, tapi hasilnya tidak ada. Lalu apa lagi yang harus kami lakukan?” ungkapnya.

Rahul juga menyinggung belum adanya langkah konkret dari kepala daerah. Menurutnya, sudah lebih dari satu tahun satu bulan masa jabatan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, namun belum terlihat tindakan nyata terhadap kondisi Jalan Langgai.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Gubernur Sumatera Barat pada periode pertama pernah turun langsung ke Nagari Langgai dan bahkan menginap di lokasi, sehingga diyakini telah merasakan langsung keresahan masyarakat. Kini, dengan memasuki periode kedua kepemimpinan, masyarakat mempertanyakan komitmen lanjutan terhadap persoalan tersebut.

“Dulu sudah pernah datang dan melihat langsung kondisi kami. Sekarang sudah masuk periode berikutnya, lalu bagaimana kelanjutannya?” ujarnya.

Rahul menegaskan masyarakat tidak lagi membutuhkan janji, melainkan bukti nyata. Warga menuntut hak sebagai bagian dari negara untuk mendapatkan infrastruktur yang layak dan perhatian serius dari pemerintah.

Sementara itu, sebelumnya Bupati Pesisir Selatan menyatakan bahwa perbaikan Jalan Langgai masuk dalam prioritas pembangunan, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menyebut siap berkoordinasi. Namun hingga kini, belum ada perubahan signifikan yang dirasakan masyarakat.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: sampai kapan Jalan Langgai dibiarkan dalam keadaan rusak tanpa kepastian? Masyarakat berharap pemerintah segera bertindak nyata, bukan sekadar menyampaikan janji yang terus berulang tanpa realisasi.

Pembuat berita: Rahul — Pemuda Daerah Langgai

Posting Komentar

0 Komentar