Pesisir Selatan | Sejumlah persoalan yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan belakangan ini mendapat sorotan serius dari kalangan mahasiswa. Kondisi daerah dinilai semakin memprihatinkan, terutama dengan munculnya polemik pembangunan klenteng yang memicu beragam reaksi di tengah masyarakat.
Mahasiswa asal Pesisir Selatan, Satria, menilai polemik tersebut harus disikapi dengan bijak agar tidak menimbulkan konflik sosial yang lebih luas. Menurutnya, dinamika yang terjadi memang menunjukkan bahwa demokrasi berjalan, namun tetap harus dijaga agar tidak berkembang menjadi gesekan di tengah masyarakat.
“Permasalahan ini harus diperhatikan dengan seksama. Jangan sampai muncul perspektif yang justru menggiring kemarahan banyak orang,” ujar Satria.
Ia menegaskan, masyarakat Pesisir Selatan dikenal sangat menjunjung tinggi adat dan budaya Minangkabau. Karena itu, setiap kebijakan atau pembangunan yang dilakukan perlu mempertimbangkan nilai-nilai lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
“Masyarakat tidak menolak perbedaan, tetapi ingin agar setiap kebijakan tetap selaras dengan adat dan budaya yang ada,” tambahnya.
Selain itu, Satria juga menyoroti kinerja pemerintah daerah yang dinilai masih perlu banyak pembenahan. Momentum Hari Jadi Kabupaten Pesisir Selatan ke-78, menurutnya, seharusnya menjadi ajang refleksi dan evaluasi, bukan sekadar seremoni tahunan.
Hal tersebut disampaikan Satria bersama sejumlah mahasiswa saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pesisir Selatan pada 20 April 2026 lalu. Dalam aksi itu, mereka mengusung tema “Hari Jadi Bukan Ajang Seremoni, Tetapi untuk Berbenah Diri.”
“Kami ingin mengingatkan bahwa hari jadi daerah harus menjadi momentum untuk memperbaiki diri. Pemerintah perlu berbenah agar persoalan yang sama tidak terus terulang,” tegasnya.
Satria berharap pemerintah daerah dapat lebih responsif terhadap berbagai persoalan yang muncul, serta membuka ruang dialog dengan masyarakat, khususnya generasi muda, demi mendorong kemajuan Pesisir Selatan ke depan.
“Harapan kami sederhana, ada perubahan nyata. Pesisir Selatan punya potensi besar, tinggal bagaimana dikelola dengan baik,” tutupnya.
TIM



0 Komentar